Kegiatan Januari 2005

  1. Tanggal 27 Desember - 31 januari 2005 : ikut serta dalam kegiatan Posko Indonesia Peduli yang anggotanya merupakan gabungan dari puluhan LSM,  perusahaan swasta, institusi pemerintah, dll.  KKS Melati mengkoordinasikan kegiatan relawan di Posko Pejaten dan ikut serta membantu kegiatan Posko Proklamasi.  Informasi tentang Indonesia Peduli dapat dilihat di http://www.ibl.or.id/ppf/html/gateway.php?sid=news&id=8 

  1. Tanggal 8 dan 22 januari 2005 : persiapan kunjungan ke Rumah Singgah. Para relawan melakukan cek terhadap semua buku yang akan disumbangkan. Jumlah uang yang terkumpul untuk pembelian buku adalah sebesar Rp. 6,546,600. Ada sekitar 1008 judul buku hasil pembelian buku dari dana yang dikumpulkan teman-teman yang kemudian dibagi menjadi 6 box kontainer buku 40 lt.  Semua buku di data dalam suatu database komputer, diberi nomor, dan disiapkan pula persyaratan2 untuk pengelola rumah singgah.

  1. Tanggal 29 Januari 2005 : KKS Melati melakukan program pertamanya yaitu Rolling Buku di Perpustakaan Rumah Singgah.  Kunjungan pertama ke Rumah singgah SEKAR di kampung bawang, Jakarta utara.  SEKAR adalah rumah singgah pertama yang akan menjadi target kegiatan rolling buku disamping 4 rumah singgah lainnya yang akan pula menjadi target.  Rumah singgah kedua yang dikunjungi untuk dilakukan drop buku adalah Rumah Singgah DILTS Foundation.  Selain men-drop buku, anak-anak di rumah singgah mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan surat untuk kawan-kawannya di Aceh. 

  1. Tanggal 9 dan 29 Januari 2005 : KKS Melati berkunjung ke SDS Khairul Uswah, menyampaikan amanat teman-teman yang telah bersedia menyumbangkan dana untuk sekolah adik-adik di sana.  Total sumbangan yang disampaikan adalah Rp. 3,850,000 (tanggal 29/1) dan Rp. 720,000 (tanggal 9/1).  Terima kasih untuk kontribusi yang diberikan.

  1. Tanggal 29 Januari 2005 : KKS Melati melakukan renovasi kecil di basecamp Jl. Ampera raya no.12. Renovasi ini sekedar untuk mempercantik basecamp kita.  Seru sekali kegiatan yang dilakukan karena relawan yang melakukan renovasi seluruhnya tidak punya pengalaman tentang bagaimana kegiatan tersebut seharusnya dilakukan!

Leave a Reply