LAPORAN KKS MELATI ke LAPAS TANGERANG

LAPORAN KEGIATAN KKS MELATI

LAPAS ANAK LAKI-LAKI, TANGERANG

11 FEBRUARY 2006

Hari Sabtu, 11 Februari 2006 lalu, KKS Melati berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan untuk anak laki-laki di Tangerang untuk berdiskusi dengan anak-anak disana. Tema diskusi kali ini adalah "JIKA KELUAR DARI PENJARA & MASYARAKAT MENOLAK KAMU, MAKA PEMIKIRAN DAN TINDAKAN POSITIF YANG BAGAIMANA YANG AKAN KAMU LAKUKAN?"

Salah satu nara sumber disana adalah Bagol, seorang mantan napi dari Lapas itu bebas tahun lalu dan sekarang ini bekerja sebagai relawan di Sahabat Andiek yg merupakan sebuah LSM dgn program kerja & kreatifitas untuk mantan & narapidana yg masih berada di Lapas.

Saya belajar sesuatu yg sangat berharga dari ucapan seorang Bagol yang ditujukan untuk teman2nya yg masih berada di Lapas.

"Mbak Dessy, saya tidak setuju dengan kata PENJARA" thanks Bagol, hal itu saya pahami karena lapas adalah sebuah lembaga pembinaan mental untuk mereka.

"Untuk teman2 semua yg masih di Lapas saya informasikan bahwa ketika kamu berada diluar sana pecayalah tidak semua orang perduli siapa & apa latar belakang kita. Terkadang sering kita cuma berfikir dan jadi takut sendiri. Cap yg kita punya karena pernah di Lapas adalah suatu yg tidak bisa dihindari. Kalaupun misalnya ada satu RT yg menolak
maka kamu harus tahu bahwa ada ribuan Kelurahan yg bisa kamu pergi dan terus melakukan hal terbaik yg kamu punya untuk diri kamu dan orang lain"

Respond dari anak2 Lapas juga sangat positif, mereka berkata bahwa ketika keluar mereka akan melakukan hal terbaik yg bisa mereka lakukan untuk hidup dan tidak ingin kembali ke Lapas. Kalau ditolak ada banyak tempat yg mereka bisa pergi menjadi seorang yg bisa diterima.

Saya belajar… menjadi orang yg ditolak terkadang berasal dari pikiran kita sendiri, juga bisa berasal dari penolakan satu orang maka berfikir bahwa semua orang menolak kita sehingga sering menyebabkan kita menjadi seorang yg bitter dan berprasangka dgn cara pandang yg sama untuk semua orang.

Hal ini juga penyebab dari peperangan & perkelahian serta kebencian yg ditujukan untuk sekelompok orang atau suatu bangsa atau suatu ajaran agama yg berbeda. Karena ada satu orang yg berbuat hal yg tidak kita sukai kepada diri kita maka kitapun mengeneralisasi bahwa semua orang dgn latar belakang yg sama adalah sama persis.

Terima kasih untuk semua teman2 yg mendukung kegiatan hari Sabtu lalu atas pelajaran berhaga yg saya terima.

Let’s make a better place
Dessy

Leave a Reply