Archive for November, 2007

FSTAJ 2007 : Seri # 03.Dua Puluh Satu Rumah Singgah Siap Bertanding

Thursday, November 1st, 2007

FSTAJ 2007 : Seri # 03

Dua Puluh Satu Rumah Singgah Siap Bertanding

Sebanyak 21 rumah singgah di DKI Jakarta mengkonfirmasi kesediaan mereka untuk mengikuti Festival Seni dan Teknologi Anak Jalanan (FSTAJ) 2007 yang akan digelar oleh Kelompok Kerja Sosial (KKS) melati.  Hari Minggu, 7 Oktober 2007 lalu mereka berkumpul di Rumah melati untuk melakukan pengundian judul-judul cerita rakyat yang akan mereka tampilkan. Ada 21 judul cerita yang terpilih dari sekitar 45 judul cerita rakyat yang telah disiapkan.

Diantaranya :

  • Si Pitung - Jakarta
  • Karang Bolong – Banten
  • Buaya Ajaib - Papua
  • Caadara – Papua
  • Danau Lipan - Kaltim
  • Tupai & Gabus – Kalbar
  • Telaga Bidadari - KalSel
  • Danau Toba – SumUt
  • Pahit Lidah - Sumsel
  • Dayang Bandir – SuMut
  • Tadulako Bulili – Sulteng
  • Si Lancang – Riau
  • Telaga Warna - Jabar
  • Lutung Kasarung – Jabar
  • Aji Saka - JaTeng
  • Keong Mas – Jateng
  • Batu Golog - NTB
  • Sigarlaki dan Limbat – Sulut
  • Rusa dan Kulomang – Maluku

Uniknya, pada saat pengundian mereka saling merekomendasikan rumah singgah lain yang mereka kenal dan belum sempat terdata. Alhasil, akan ada lebih banyak rumah singgah lagi yang segera akan mengkonfirmasikan kesediaannya untuk tampil.  Saat ini mereka sedang menyelesaikan pengisian formulir pendaftaran dan pendataan rumah singgah lalu mengirimkannya kepada KKS melati. "Jaringan kerja sama KKS melati bertambah luas dengan hadirnya 21 rumah singgah ini", kata R Novian Kurniawibawa, Project Officer FSTAJ 2007, ketika dikonfirmasi. Saat ini KKS melati memiliki jaringan kerja sama dengan 9 rumah singgah, sekolah anak jalanan, dan sekolah dhuafa.

Pada kesempatan pengundian judul tampilan, Bapak H Otong dari Rumah Singgah Kurnia Jakarta Timur menanyakan biaya transportasi dan makan siang untuk anak-anak didiknya pada hari FSTAJ 2007 berlangsung. "Soalnya agak sulit mencari biaya transportasinya, Bu", katanya.  Begitu banyak persoalan yang masih dihadapi oleh pengelola Rumah Singgah saat ini mulai dari sulitnya mendidik anak-anak rumah singgah untuk tidak lagi turun ke jalan, sulitnya mencari kegiatan sulitnya mendapatkan akses pendanaan operasional Rumah Singgah, dan lainnya. Merupakan tantangan bagi panitia FSTAJ 2007 untuk dapat memfasilitasi mereka semua.

Tentu saja tidak semua Rumah Singgah mengalami hal yang sama. Ketimpangan kondisi di antara rumah singgah yang ada di Jakarta sangat terasa dikarenakan perbedaan akses dan kesempatan mereka untuk mendapatkan pendanaan. Rumah Singgah yang memiliki akses  dekat kepada pendanaan atau mereka yang memiliki program mandiri untuk pendanaan operasional rumah singgah, biasanya memiliki dana operasional yang cukup lumayan, dibandingkan dengan mereka yang sedikit memiliki akses. Hal itu dibenarkan oleh Krisno dari Rumah Singgah dan Belajar Anak Jalanan Setia Kawan Raharja Jakarta Utara.  Itu sebabnya, para pengelola rumah singgah merasa bahwa kesempatan untuk saling bertemu diantara mereka dapat menjadi ajang saling bertukar pengalaman dan suka duka. Dengan demikian, mereka dapat mengembangkan pengelolaan rumah singgah mereka dengan lebih baik lagi.

Adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum yang melarang masyarakat memberikan uang kepada pengemis dan anak jalanan yang berkeliaran di perempatan lampu merah maupun pasar dinilai oleh para pengelola rumah singgah cukup meresahkan anak-anak didik mereka karena ruang ekspresi seni mereka menjadi terbelenggu. Memang diperlukan jalan keluar untuk membuat mereka mandiri dan lepas dari kehidupan jalanan. Bapak Sunato, pengelola Rumah Singgah Kinanti Jakarta Utara menyarankan agar kegiatan FSTAJ seperti ini dapat dilakukan setiap tahun sehingga kegiatan ekspresi seni anak jalanan dapat selalu dinikmati oleh masyarakat banyak.

Tentu saja menarik melihat antusias mereka untuk saling "Unjuk Diri, Unjuk Gigi !" agar lebih banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka. Harapan senantiasa dicurahkan agar mereka dapat terbantu menjadi lebih mandiri dalam hidupnya dan  tidak perlu lagi turun ke jalan untuk mengekspresikan rasa seni dan kepiawaian berteknologi di jalanan.

Anda dapat menjadi bagian dari pengalaman mereka ini.

Anda dapat membantu mereka berlatih.

Anda dapat mendukung kegiatan ini dengan berdonasi.

Kirim donasi anda ke rekening KKS Melati di :
BNI 46 Cabang Melawai Raya, No. Rek. 17035026, a.n. Susetiorini
atau
BCA KCP Atrium Senen, No. Rek. 6850072360, a.n. RR Virgina Veryastuti
Jangan lupa menginformasikan nilai transfer anda ke Ian 081310311221, relawan KKS Melati yang ditunjuk sebagai Project
Officer kegiatan ini.

Tiket pertunjukan dapat diambil mulai tanggal 15 November 2007.
Silahkan memesan ke: Prima 08129405322 atau Diah 08128797258.
Penjualan langsung di Rumah Melati, Jl. Ampera 2 no. 17A RT 5 RW 9 Jakarta 12550 setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 15.00 s/d 18.00 WIB mulai 15 November 2007.

Ayo jangan ketinggalan. [RN]

++++++++++++ +++++++++ +++

Festival Seni dan Teknologi Anak Jalanan 2007 disingkat FSTAJ 2007 merupakan kegiatan festival pertama yang diadakan oleh Kelompok Kerja Sosial melati. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada anak jalanan untuk dapat mengekspresikan seni dan teknologi yang mereka miliki saat ini. Kegiatan akan dilangsungkan pada tanggal 2 Desember 2007 di SMPN 71, Jakarta Timur.

FSTAJ 2007 : Seri #02.Aji Saka

Thursday, November 1st, 2007

FSTAJ 2007 : Seri #02

Aji Saka

Ada utusan

Saling berselisih 

Sama kuatnya

Sama-sama menjadi bathang (mayat)

+++

Sewaktu kecil, saya memiliki uang saku yang tidak seberapa besar dibandingkan uang saku anak-anak SD hari ini. Namun demikian, uang yang hanya sedikit itu saya kumpulkan sedikit demi sedikit untuk membeli sebuah buku cerita. Setiap hari, seorang pedagang buku cerita keliling dengan harga miring, selalu mangkal di depan sekolah. Harga buku yang ditawarkannya berkisar antara Rp.100 sampai dengan Rp.200,-

Buku cerita Aji Saka terbitan Gramedia, adalah salah satu buku yang saya beli disana dan sangat saya gemari.

Aji Saka adalah cerita dari Jawa Tengah tentang seorang pengembara terkenal yang menaklukkan seorang raja penuh angkara murka, yaitu Prabu Dewata Cengkar. Dalam mengembara Aji Saka senantiasa diikuti dua orang pengikut setianya. Ketika sedang sibuk mengembara, Aji Saka meninggalkan senjata pusakanya. Ia lalu menyuruh salah seorang pengikutnya untuk menjaga senjata pusaka tersebut. Ia berpesan bahwa senjata itu harus dijaga dan tidak boleh diserahkan kepada orang lain, selain kepada Aji Saka sendiri. Aji Saka lalu melanjutkan pengembaraan bersama seorang abdi yang lain.

Suatu hari, Aji Saka meminta abdinya yang kedua untuk mengambil senjata pusakanya yang ditinggalkannya. Pergilah sang abdi untuk mengambil pusaka. Ternyata abdi yang pertama tidak mau menyerahkan pusaka karena ia memegang amanah dari Aji Saka. Akhirnya terjadilah pertarungan diantara keduanya dan mengakibatkan kematian kedua orang utusan tsb.

Karena sedih, Aji Saka membuat tulisan yang akhirnya diabadikan sebagai huruf abjad Jawa.


ha na ca ra ka
da ta sa wa la
pa dha ja ya nya
ma ga ba tha nga
 

Pada

Festival Seni dan Teknologi Anak Jalanan 2007 yang akan digelar oleh KKS Melati di SMPN 71 Jakarta Timur pada tanggal 2 Desember 2007 ini, Bina Peduli Dhuafa (BPD), salah satu jaringan kegiatan putar buku yang diselenggarakan oleh KKS Melati, mendapat kesempatan untuk menampilkan cerita Aji Saka ini. Skenario dan persiapan tampilan sedang mereka siapkan.

Anda bisa membantu kami mengunjungi BPD dan rumah singgah peserta FSTAJ 2007 lainnya untuk membantu persiapan pementasan yang mereka lakukan, memberikan semangat dan dukungan kepada anak-anak pemulung dan anak jalanan yang diasuh oleh BPD.

Ayo  menjadi bagian dari kegiatan ini !

Anda juga bisa mendukung kegiatan ini dengan berdonasi.

Kirim donasi anda ke rekening KKS Melati di :
BNI 46 Cabang Melawai Raya, No. Rek. 17035026, a.n. Susetiorini
atau
BCA KCP Atrium Senen, No. Rek. 6850072360, a.n. RR Virgina Veryastuti
Jangan lupa menginformasikan nilai transfer anda ke Ian
081310311221, relawan KKS Melati yang ditunjuk sebagai Project
Officer kegiatan ini.

Tiket pertunjukan dapat diambil mulai tanggal 15 November 2007.
Silahkan memesan ke: Prima 08129405322 atau Diah 08128797258.
Penjualan tiket secara langsung di Rumah Melati, Jl. Ampera 2 no. 17A RT 5 RW 9 Jakarta 12550 setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 15.00 s/d 18.00 WIB.

Jangan sampai ketinggalan.[RN]

FSTAJ 2007 : Seri #01. Festival Seni dan Teknologi Anak Jalanan 2007

Thursday, November 1st, 2007

Festival Seni dan Teknologi Anak Jalanan 2007 yang digelar oleh KKS
Melati tanggal 2 Desember di SMPN 71 Jakarta Timur adalah salah satu cara KKS Melati untuk mendekatkan akses dan kesempatan kepada anak-anak jalanan untuk dapat berkompetisi secara aktif dan positif dalam mengembangkan minat dan kemampuan di bidang seni dan teknologi.

Selain sebagai ajang mempromosikan kegiatan seni dan pembelajaran
tehnologi informasi yang dilakukan di rumah singgah, kegiatan ini
juga ditujukan untuk mendorong anak-anak jalanan agar bernaung di
rumah singgah.

Seperti yang kita ketahui saat ini DKI Jakarta telah mengeluarkan
Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketertiban Umum yang melarang
masyarakat memberikan uang kepada pengemis dan anak jalanan yang
berkeliaran di perempatan lampu merah maupun pasar. Padahal sampai saat ini Perda lain yang dibuat untuk memberikan pelatihan dan penanganan kepada anak jalanan belum lagi dikeluarkan. Festival ini diharapkan bisa menjadi ajang unjuk diri dan unjuk gigi dari anak-
anak jalanan di rumah singgah sehingga diharapkan bibit-bibit unggul
di bidang seni dan teknologi bisa mendapatkan ruang ekspresi dan
apresiasi serta mendapat perhatian dari pemerintah maupun audiens
yang memiliki jaringan seni serta membuka kesempatan di lapangan
pekerjaan.

Selain kegiatan Festival Seni berupa perpaduan unsur tari, musik dan
drama, dalam kegiatan ini juga akan diadakan Pameran Seni dan
Teknologi yang menampilkan hasil karya seni dan teknologi yang
dibuat oleh anak-anak jalanan dari 21 rumah singgah di DKI.

Anda bisa mendukung kegiatan ini dengan berdonasi.

Kirim donasi anda ke rekening KKS Melati di :
BNI 46 Cabang Melawai Raya, No. Rek. 17035026, a.n. Susetiorini
atau
BCA KCP Atrium Senen, No. Rek. 6850072360, a.n. RR Virgina Veryastuti
Jangan lupa menginformasikan nilai transfer anda ke Ian
081310311221, relawan KKS Melati yang ditunjuk sebagai Project
Officer kegiatan ini.

Tiket pertunjukan dapat diambil mulai tanggal 15 November 2007.
Silahkan memesan ke: Prima 08129405322 atau Diah 08128797258.
Penjualan tiket secara langsung di Rumah Melati, Jl. Ampera 2 no. 17A RT 5 RW 9 Jakarta 12550 setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 15.00 s/d 18.00 WIB.

Ayo jangan ketinggalan.[RN]

++++++++++++++++++++++++